Home > Artikel > Budaya > Budaya Di Jepang, Apa Beda Dengan Di Indonesia?

Budaya Di Jepang, Apa Beda Dengan Di Indonesia?

Last updated on April 20th, 2023 at 09:53 pm

Hai Indsei! Apakah kamu penasaran dengan perbedaan budaya Jepang dan Indonesia? Keduanya memiliki ikatan sejarah dan budaya yang dalam. Meskipun kedua negara memiliki kesamaan budaya, mereka juga memiliki perbedaan.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar dapat cepat beradaptasi dengan culture shock jika kamu memutuskan untuk melanjutkan studi di Jepang ataupun hanya untuk liburan.

Nah, mari kita telusuri perbedaan budaya Jepang dan Indonesia, dan kesamaannya!

girls wearing japanese kimono walking

Kedekatan antara Jepang dan Indonesia

Indonesia dan Jepang awalnya berkonflik pada tahun 1941. Namun, 13 tahun kemudian, pada tahun 1958, kedua negara menandatangani peace treaty dan terus menjaga hubungan bilateral hingga hari ini.

Selain hubungan ekonomi dan diplomatik, Indonesia dan Jepang juga mempunyai hubungan budaya yang kuat. Untuk itu, Indonesia dan Jepang telah memperkenalkan program pertukaran antar budaya dan pertukaran pelajar.

Perbedaan budaya Jepang dan Indonesia yang mencolok

Sebenarnya, apa saja sih perbedaan budaya dan kebiasaan hidup di Jepang dan di Indonesia? Yuk, kita bahas lebih lanjut:

1. Budaya Belajar

Budaya belajar di Jepang dan di Indonesia memiliki perbedaan yang cukup mencolok, dan bisa dilihat dari aspek membaca dan mindset saat belajar. Jepang memiliki minat membaca yang sangat tinggi.

Sejak kecil, masyarakat Jepang diwajibkan untuk membaca buku dan suasana belajar di sesuaikan agar memiliki banyak interaksi seru dengan membaca buku. Namun, di Indonesia ini merupakan kebalikannya.

Menurut studi dari Central Connecticut State University, Indonesia merupakan urut 60 dari 61 negara terkait minat membaca.

student reading a book

2. Budaya Sikap Hormat

Jepang terkenal sebagai negara dengan menjunjung tinggi etika dan hormat dalam kehidupan sehari-hari. Kalau yang suka menonton drama Jepang, pasti pernah melihat bahwa orang Jepang membungkukan badan saat bertemu dengan orang lain.

Budaya ini dikenal sebagai Ojigi, dan memiliki tiga tipe, yaitu Eshaku (yang digunakan saat berjumpa dengan orang yang dikenal tapi tidak akrab), Keirei (untuk menunjukan hormat kepada orang yang lebih senior, ataupun saat acara resmi), dan Saikeirei (untuk menunjukan penyesalan atau saat bertemu pejabat negara). 

Di Indonesia, orang lebih cenderung bersalaman tangan ketika bertemu orang atau saat di acara-acara penting. Tetapi, salam tangan bukan merupakan kebiasaan di Jepang, karena dianggap kurang sopan santun dan hanya mereka lakukan ketika mengikuti acara internasional.

3. Budaya Kebersihan

Orang jepang sangat menjaga kebersihan. Ketika kamu jalan-jalan di Jepang, pasti akan merasa kesusahan mencari tempat sampah, karena pemerintah Jepang mengeluarkan peraturan agar masyarakatnya tidak membuang sampah sembarangan.

Oleh sebab itu, orang Jepang lebih cenderung membawa kantong plastik dan memasukan sampah mereka kedalam plastik itu, lalu nanti dibuang ketika menemukan tempat sampah di dekat stasiun atau dirumah. 

Beda dengan Indonesia, Jepang memiliki peraturan yang sangat ketat terkait pembuangan sampah, dan juga menerapkan sistem pemilahan sampah. Budaya kebersihan di jepang ini berasalnya dari filosofi Shinto yaitu Mottainai, yang mendorong masyarakat agar memiliki apresiasi tinggi terhadap sumber daya.

difference between street in indonesia and japan

4. Budaya Transportasi

Indonesia terkenal dengan kepadatan dan kemacetan di transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Masyarakat Indonesia dan Jepang menggunakan transportasi umum, namun infrastruktur transportasi umum di Jepang jauh lebih canggih dibanding dengan Indonesia.

Selain itu, pasti masih sering melihat mobil pribadi maupun kendaraan umum yang parkir di pinggir jalan secara liar di Indonesia. Hal ini tidak akan terlihat di Jepang, karena Jepang memiliki peraturan yang ketat terkait street parking dan pemilik mobil wajib mempunyai lahan parkir sebelum dapat membeli mobil.

5. Agama

Agama merupakan aspek yang sangat penting di kehidupan masyarakat Indonesia, dan dapat dilihat dari jumlah hari libur nasional keagamaan. Di Jepang, walaupun mayoritas warga beragama Shinto maupun Buddha, tetapi agama tidak memainkan peran besar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat jepang.

Namun, kebanyakan orang Jepang akan beralih ke ritual keagamaan untuk acara seperti kelahiran, pernikahan, dan kematian dan ikut serta dalam matsuri (atau festival), berbeda dengan di Indonesia yang masyarakatnya masih sangat rajin untuk pergi ke tempat ibadah untuk berdoa dan berkumpul dengan komunitas tanpa adanya acara atau kewajiban khusus.

6. Budaya Makan dan Minum

Budaya Makan di Jepang juga termasuk unik. Ketika akan memulai makan, mereka akan mengucapkan Itadakimasu. Lalu, mengucapkan Gochisousamadeshita ketika sudah selesai sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih kepada yg memasak. Di Indonesia, orang-orang akan mengucapkan doa dalam keyakinan masing-masing.

Berbeda dengan Indonesia, Jepang memiliki budaya minum alkohol yang kuat, terutama karena ada hubungan erat antara pesta minum-minum (nomikai) dan pekerjaan.

Di Jepang, Nomikai merupakan salah satu kebiasaan yang menjadi keluhan warga Indonesia yg bekerja di Jepang. Karena, pesta minum-minum ini menjadi budaya kantor di Jepang untuk mempererat hubungan antar teman kerja dan bos.

Izakaya or restaurant in japan at night

Persamaan budaya Jepang dan Indonesia

Meskipun Jepang dan Indonesia memiliki banyak perbedaan di budaya, namun juga ada beberapa kesamaan. Kedua negara ini memiliki sejarah yang sangat panjang, sehingga ada berapa aspek kebudayaan dan cara hidup yang serupa. Seperti:

1. Nasi sebagai Makanan Pokok

Orang Jepang dan Indonesia pasti akan setuju bahwa Nasi adalah makanan pokok yang paling penting. Alasan mengapa nasi menjadi makanan pokok di kedua negara ini, karena Jepang dan Indonesia memiliki iklim yang cocok untuk menanam padi.

2. Pentingnya tradisi

Mayoritas orang Jepang percaya bahwa agama seseorang bukanlah sesuatu yang sangat penting, tetapi mereka masih percaya dengan tradisi. Banyak tradisi di Jepang yang datangnya dari ritual keagamaan dan upacara adat, seperti di Indonesia.


Demikianlah beberapa perbedaan budaya di Jepang dan Indonesia, dan masih banyak lagi perbedaan budaya yang belum disampaikan di artikel ini. Namun, kita tetap harus bisa beradaptasi dan menghormati perbedaan kebiasaan hidup di Jepang, terutama teman-teman yang akan atau sedang melanjutkan studinya di Jepang.

Semoga artikel ini dapat membantu kalian untuk menghadapi culture shock dan larangan yang ada di Jepang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top